Recent Templates

a

Kamis, 28 Februari 2013

Hantu Becak di SMP

Di samping SMP saya dulu ada sebuah jalan kecil, dan di sampingnya lagi terdapat sebuah bengkel Tambal Ban. Suatu hari, saat jam pelajaran, saya dan teman2 mendengar suara tabrakan dari arah jalan raya. Kemudian saat bel istirahat berbunyi, kami keluar untuk melihat peristiwa yang terjadi. Di sana ternyata sudah sangat ramai, banyak polisi dan juga orang2 yang meihat. Ternyata ada sebuah mini bus menabrak tambal ban dan mengakibatkan beberapa orang tewas, dan salah satunya adalah seorang tukang becak yang sedang nongkrong di situ (kata salah seorang teman). Kemudian para guru menyuruh
kami untuk masuk ke kelas masing2. Di kelas anak2 mulai bercerita tentang mayat si tukang becak. Kata teman2, keadaan tukang becak tersebut sangat mengenaskan tergencet oleh mini bus tepat di kepalanya, sehingga isi kepalanya berhamburan kemana-mana.

Cerita 1
Pada suatu malam, ada dua orang pemuda yang berboncengan menaiki motor menuju ke arah jalan raya dengan melewati jalan di samping SMP. Tetapi tiba2 sepeda motor mereka mogok. Kemudian kedua pemuda itu mencoba untuk mendorong motor tersebut bersama2, karena jalan yang menuju ke arah jalan raya cukup menanjak. Tetapi, walaupun di dorong dengan sekuat tenaga, motor tersebut tetap tidak mau jalan. Kemudian mereka meneliti kembali motor tersebut, tetapi tidak ada yang janggal. Tiba2 terdengar suara dari arah kanan jalan, “Kenapa mas.., motornya mogok…”, lalu mereka menoleh ke kanan bersama2 ( di situ memang ada sebuah rumah dan ada orangnya). Tetapi yang mereka lihat bukan penghuni rumah tersebut, melainkan seorang tukang becak dengan kepala pecah dengan wajah yang rusak, yang terlihat sedang duduk di atas becaknya, seperti sedang menunggu seorang penumpang. Tanpa berpikir panjang, mereka langsung lari tunggang langgang tanpa memperdulikan motor mereka.

Cerita 2
Waktu itu, akan diadakan sebuah acara pameran hasil
kesenian di sekolah kami. Karena itu, kami harus membuat dan mendekorasi sebuah ruangan, untuk dijadikan ruang pameran sesuai dengan tema yang diberikan. Waktu itu sudah 1 tahun setelah peristiwa tabrakan, saat itu saya sudah berada di kelas 9. Kami di tugaskan untuk membuat ruangan dengan tema china, sehingga kami harus menyiapkan sesuatu yang
berbau china seperti : lampion, kain merah, dupa/hio, amplop angpao, dll. Kami di tugaskan untuk mengerjakannya pada hari minggu atau sepulang sekolah sampai sore hari. Tetapi ada kelas yang mengerjakan ruangan pameran hingga malam hari. Mungkin karena ingin agar pekerjaannya cepat selesai dan hasilnya bagus, sedangkankelas kami )santai2 (mungkin cuma saya saja santai2 . Kemudian, suatu malam ada seorang siswi lewat di belakang ruang kelas yang kami gunakan untuk membuat ruang pameran. Siswi tersebut melihat penampakan hantu becak, dan berteriak-teriak secara histeris karena ketakutan, kemudian pingsan. Setelah itu siswi tersebut di do’ai, siswi tersebut tersadar dan diantarkan pulang ke rumahnya. Setelah diselidiki, ternyata ada anak nakal dari kelas lain yang menyalakan dupa di ruang pameran kami. Sehingga membuat makhluk tersebut terarik untuk datang ke situ. Kemudian para guru melarang untuk mengerjakan ruang pameran pada malam hari. Kalau sekarang, sudah tidak terdengar lagi kabar tetang kemunculan hantu tukang becak tersebut.

Trima kasih telah membaca cerita saya.
Tolong kasih komentar ya

0 komentar:

Poskan Komentar

Total Tayangan Laman

Pages - Menu